Tidak ada kegiatan yang paling nyaman, murah dan tidak membosankan ketika menunggu boarding atau terkena delay pesawat kecuali membaca buku. Untuk mengantisipasi dua hal tersebut, maka dalam perjalan PP ke Yogya-Batam saya sengaja meniatkan untuk membaca bukunya Dan Brown : The Da Vinci Code. Bukunya sih setahun lebih saya beli, cuma memang belum ada untuk membacanya, tebal juga sih.

Sebagaimana dalam bukunya yang lain, Digital Fortress, kekuatan utama Brown adalah pada kemampuannya memainkan alur cerita yang penuh dengan kejutan. Jalinan cerita serta keterlibatan para tokohnya diungkap oleh Brown secara apik sehingga pembacanya sulit untuk menebak bagaimana ending ceritanya. Saya sendiri merasakan berbagai surprise ketika mendekati ending dari ceritanya.
Diawal penerbitanya pada tahun 2003, buku ini sangat konroversial sekali, karena membahas sesuatu yang dianggap menyinggung keyakinan agama kristen serta sisi gelap dari Vatikan. Daya tarik utama novel ini adalah pada penggabungan fakta dan fiksi. Sejumlah fakta seputar dokumen-dokumen terkait dengan Maria Magnalena, Lukisan Monalisa, organasisa rahasia pengikut kristen dipaparkan dengan detail. Fiksinya adalah barangkali bagaimana proses Brown memaparkan fakta tersebut lewat penokohan Robert Langdon dan Sophie Neveu serta sosok misterius yang baru terungkap di akhir cerita yaitu Sir Leigh Teabing.
Permainan angka dan kata, adalah barangkali ciri khas novel Brown. Pada Digital Fortress bagaimana Brown menyuguhkan cerita seputar kejadian di NSA dengan inti masalah pada pemecahan password. Maka pada Da Vinci Code ini Brown menyimpan masalahnya pada permainan kata rahasia. Bagi mereka yang menyenangi ilmu kriptografi, barangkali buku-bukunya Brown ini akan memberikan tambahan teori praktis tentang bagaimana ilmu tersebut diimplementasikan dalam kehidupan.
Setelah selesai membaca novelnya, maka rasa penasaran saya beralih pada ilustrasi filmnya. Sony Columbia Pictures mengadaptasi novel ini ke dalam film, dengan skenario yang ditulis oleh Akiva Goldsman, dan sutradara peraih Academy Award, Ron Howard. Film ini dibintangi oleh Tom Hanks sebagai Robert Langdon, Audrey Tautou sebagai Sophie Neveu, dan Sir Ian McKellen sebagai Leigh Teabing.
Karena saya bukan penulis resensi buku dan film yang baik, maka ada baiknya melihat link-link dibawah ini untuk mengetahui lebih lanjut novel dan film Da Vinci Code ini.
- Wikipedia
- Hidayatullah
- Yulian Firdaus
- Budi Rahardjo
- Cyber GKI
- Sinar Harapan
- Era Muslim
- Official Site
Powered by Qumana










No Comments Yet