
Siapa yang menyangka kalau tanggal 19 Maret 2008 adalah akhir dari kisah perjuangan maskapai Adam Air. Dalam blog ini saya mencatat ada tiga postingan terkait dengan Adam Air. Walaupun saya bukan terbilang fansnya Adam Air (dalam urusan mencari tiket tetap prioritasnya yang sesuai jadual dan termurah— namun memang lebih sering naik adam air dibandingkan dengan maskapai yang lain), saya termasuk sangat bersimpati dengan akhir kisah maskapai Adam air ini.
Dari sisi kenyamanan terbang, sebenarnya naik Adam Air tidak lebih buruk dibandingkan dengan naik Lion Air. Namun nasib Adam Air selalu dipersepsikan sebagai maskapai yang buruk prestasi penerbangannya. Padahal menurut data dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) data kecelakaan maskapai udara justru rekornya dipegang oleh Garuda. Kelihatannya intrik-intrik bisnis tidak lepas dari terbentuknya persepsi buruk itu pada diri Adam Air.
Mudah-mudahan saja manajamen Adam Air dapat mengatasi krisis ini, dan prestasi Adam Air untuk bangkit hingga menjadi salah satu ikon maskapai penerbangan nasional adalah sebuah bukti lain dari kepiawaian manajemen Adam Air. Kalaupun sejumlah alasan yang dikemukakan oleh Dirjen Hubdar terkait dengan kesalahan-kesalahan Adam Air adalah benar, semoga itu semua menjadi cambuk bagi Adam Air untuk memperbaiki diri kedepan, entah dalam bentuk kinerja Adam Air yang lebih baik ataupun lewat maskapai yang baru. Saya tetap bersimpati dengan Adam Air
………………….
Adam Air lantas disebut-sebut sebagai maskapai yang tidak
mengindahkan keselamatan penumpang dan penerbangan meskipun kasuskecelakaan pesawat yang dialami oleh Adam Air tidak seburuk yang dibayangkan oleh banyak orang. Dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi diperoleh data, selama periode lima tahun hingga Januari 2007 telah terjadi 143 kali kecelakaan pesawat di Indonesia. Rinciannya adalah Garuda Indonesia (14 kali), Mandala Airlines dan Merpati Nusantara Airlines (masing-masing 11 kali), Trigana Air Service dan Lion Air (masing-masing 9 kali), Pelita Air Service dan Dirgantara Air Service ( masing-masing 8 kali) (Lihat "Garuda Paling Banyak Alami Kecelakaan," TempoInteraktif, 18 Januari 2007"
………………..
Ulasan menarik tentang Adam Air bisa dilihat di alamat http://rusdimathari.wordpress.com/2008/03/18/kisruh-bisnis-adam-air/
Powered by Qumana










No Comments Yet