Dalam beberapa bulan terakhir ini, diantara sekian banyak berita yang memprihatinkan, salah satunya adalah seputar perkelahian dan tindakan anarkis mahasiswa. Termasuk yang hari ini muncul di berbagai media adalah seputar tawuran mahasiswa Unhas Makasar.
Dulu, anak-anak STM sering diasosiasikan dengan tawuran, sehingga bagi anak-anak STM kalau gak tawuran gak gaul. Kini berita tawuran anak-anak STM menghilang, ganti yang tawuran malah mahasiswa. Berarti jasadnya mahasiswa namun karakternya masih seperti anak-anak SMA.
Khususnya Makasar, kelihatannya hampir tiap tahun selalu ada berita tawuran antar mahasiswa. Ironisnya yang tawuran adalah mahasiswa satu universitas hanya beda fakultas. Dan sebagian besar pemicunya adalah aktivitas kompetisi antar mahasiswa. Diawali dengan semangat jurusan/fakultas yang berlebihan dan berakibat pada saling serang dan ejek antar jurusan/ fakultas. Menyedihkan sekali kalau sesama mahasiswa dalam satu universitas tawuran hanya sekedar mempertahankan ego masing-masing jurusan/fakultas. Gimana jadinya di masyarakat nanti kalau selagi jadi mahasiswa tidak mau saling toleran dengan sesama mahasiswa.
Disisi lain, salah satu kompetensi yang wajib dimiliki oleh setiap mahasiswa untuk dapat eksis di dunia nyata adalah kemampuan untuk kerjasama, komunikasi dan kepemimpinan. Lha kalau jadi mahasiswa pekerjaannya cuma tawuran, gimana mau terbentuknya kompetensi yang diharapkan. Kayanya institusi yang bersangkutan harus segera membuat pola-pola pengembangan kepribadian dan karakter mahasiswanya agar peristiwa tawuran tersebut tidak terjadi lagi.
Khususnya di Informatika UII, mulai semester ganjil kemarin mahasiswa baru mendapat paket pelatihan yang kita sebut dengan Student Soft Skill Development (S3D). Bekerjasama dengan Pusat Psikologi Terapan Fakultas Psikologi UII, maka sejumlah materi terkait dengan character building dan attitude kita berikan kepada mahasiswa. Ini semua adalah salah upaya implementasi hidden curriculumn untuk mendukung terwujudnya kompetensi mahasiswa yang diharapkan. Dengan bekal yang didapat dari S3D, maka mudah-mudahan bibit-bibit ke arah tawuran antar mahasiswa atau sikap-sikap anarkis lainnya yang mungkin terjadi pada diri mahasiswa tidak sempat tumbuh malah berganti bibitnya menjadi sikap positif dan optimis untuk menggapai cita-cita mahasiswa.
Powered by Qumana







No Comments Yet