Konon, hingga Juli 2010 ini, member dari dari jejaring sosial Facebook telah mencapai 500 juta member. Sebuah angka yang sangat fenomenal untuk sebuah keanggotaan tertentu. Bahkan sedemikian fenomenalnya facebook ini, kini tengah digarap film yang menceritakan bagaimana kisah sukses sang pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Rencananya film tersebut akan beredar sekitar Oktober 2010.

Berkaca dari kesuksesan facebook, maka kini bermunculan situs-situs jejaring sosial lain. Daftar dari wikipedia memuat detil sejumlah situs jejaring sosial lengkap dengan jumlah membernya serta kepopulerannya berdasarkan situs Alexa. Sementara daftar yang dibuat oleh doshdosh memuat 50 situs utama yang digemari pengguna internet saat ini beserta dengan riview singkatnya.

Fenomena lain adalah munculnya situs jejaring sosial yang sifatnya komersial alias berbayar. Tidak dipungkiri situs jejaring sosial kini telah menjadi salah satu ladang bisnis yang besar. Bisa dibayangkan seandainya untuk keanggotaan member saja dikenakan $10 perbulan dan tercatat ada 1 juta member, maka situs tersebut telah mampu manarik dana hingga $10 juta per bulannya. Luar biasa.

Tercatat sejumlah situs jejaring sosial yang bersifat komersil, yaitu : SWOM, YourNight, Sokule. Salah satu situs jejaring sosial yang terbaru adalah Aaachoo.

Powered by Qumana

Tidak sebagaimana release untuk versi Januari 2010 yang mengalami keterlambatan, kali ini Webometric mengeluarkan release terbaru versi Juli tepat waktu. Tepat pada tanggal 20 Juli kemarin telah direlease versi terbaru rangking webometric untuk Juli 2010. Gambar dibawah ini menunjukkan data terbaru dan perbandingannya dengan data pada release sebelumnya. Data lengkapnya dapat dilihat pada alamat webometric.

Bentuk lain dari tabel hasil webometric adalah sebagaimana yang dibuat oleh UM.

Banyak kejutan muncul pada versi Juli 2010 ini. Kejutan yang paling menggembirakan tentunya adalah naiknya rangking UII. Untuk tingkat dunia dari 2422 menjadi 1724, untuk tingkat Indonesia dari 16 menjadi 11.

Yang sangat menarik dari versi Juli 2010 ini adalah adanya tanda bintang pada beberapa institusi, ada yg bintang satu, dua, tiga dan empat. Masing-masing bintang memiliki maksud tertentu. Khusus untuk bintang satu, maknanya adalah :

This is a bad practice that not only penalizes their rank but significantly decrease their visibility in search engines. If one university is going to change its webdomain the older one should be immediately and completely discarded. Our policy is to choose the best ranked domain, even if the selected one is the older or the no longer main webdomain. We do not currently try to merge figures from different domains anymore (Imperial, Manchester, München, Barcelona, Cardiff, Zuri ch, Strasbourg, Dortmünd, Illinois and Griffith).

Untuk Indonesia ini terdapat 4 PT yang mendapat bintang satu ini, yaitu : UM Malang, Brawijaya Malang, UPI Bandung dan Tarumanagara. Dampaknya memang tidak main-main, UM turun drastis dari posisi 6 menjadi posisi 12, penurunan juga dialami oleh ketiga PT lainnya. Khusus untuk UM, sangat disayangkan raihan yang didapat untuk versi Juli ini, padahal UM adalah salah satu "suhu"nya webometric di Indonesia. Semoga untuk versi Januari nanti dapat kembali ke track yang benar.

Tidak dipungkiri, walaupun bukan satu-satunya, tetapi pencapaian webometric telah banyak dijadikan sebagai entri point untuk melangkah ke WCU. Untuk hal itulah maka versi Juli ini membuka akses lebih banyak institusi yang ditampilkan. Kalau biasanya hanya ditampilkan Top 8000, maka untuk edisi Juli ditampilkan Top 14.000. Maka sangat wajar bila kemudian data untuk Indonesia sendiri bertambah. Untuk versi Juli ini ditampilkan 50 besar untuk Indonesia. Semoga bertambahnya institusi ini akan semakin menambah semaraknya "gelanggang" webometric di Indonesia ini.

Apresiasi tinggi harus diberikan pada sejumlah PT yang mengalami kemajuan pesat dalam versi Juli ini. Diantaranya adalah : IPB, UII, UMM, Binus dan USU. Kelima PT tersebut mengalami kenaikan rangking yang sangat signifikan. Saya yakin usaha yang telah dilakukan antara Februari – Juni telah menunjukkan hasil yang positif dan perlu terus dipertahankan. Sebaliknya, beberapa PT harus segera menyingsingkan lengan baju alias keras, karena ternyata upayanya dalam periode tersebut kurang memberikan hasil yang maksimal.

Powered by Qumana

M. Yunus

Milis Daily Inspirasi

Brian Dyson, mantan eksekutif Coca Cola, pernah menyampaikan pidato yang sangat menarik, "Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dgn lima bola di udara. Anda bisa menamai bola itu dengan sebutan: Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat.  

Anda semuanya harus menjaga semua bola itu tetap di udara dan jgn sampai ada yang terjatuh. Kalaupun situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu diantara lima bola tsb, lepaskanlah Pekerjaan karena pekerjaan adalah BOLA KARET.

Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali, namun 4 bola lain seperti: Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat adalah BOLA KACA. Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal!

Brian Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang. Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga Pekerjaan adalah bola karet, bahkan kita mengorbankan Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat demi menyelamatkan bola karet tsb. Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga. Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita jadi workaholic dan tidak memperhatikan Kesehatan. Bahkan demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan Sahabat yang telah kita bangun bertahun tahun lamanya.

Bukan berarti pekerjaan tidak penting, jgn sampai pekerjaan atau uang menjadi BERHALA dalam hidup kita. Ingatlah, kalaupun kita kehilangan uang masih bisa kita cari lagi, tapi jika Keluarga sudah terjual, kemana kita membelinya lagi? Lihat kisah Yusuf yang meski pernah dibuat miskin, habis-habisan, dan sengsara oleh kakak-kakaknya, tapi tetap tahu bahwa Keluarga lebih penting dari penderitaannya itu. Uang hilang masih bisa dicari, tapi apa kita bisa membeli Sahabat? Uang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa memulihkan Kesehatan kita secara normal jika kita terkena penyakit kritis?

Jagalah prioritas hidup Anda tetap seimbang.

Powered by Qumana

Halaman Berikutnya »